Monday, October 10, 2011

Pengetahuan Umum Sekitar Emas

sumber: islamhariini dan IMN

Emas telah dikenal dalam berbagai peradaban manusia dan digunakan untuk berbagai keperluan antar lain yang paling umum saat ini adalah perhiasan, berbentuk koin emas, industri elektronik, kedokteran atau berbentuk lantakan yang disimpan. Dengan melihat perkembangan dinar emas di Indonesia perlulah kita memahami pengetahuan sekitar emas yang kami tulisakan dibawah ini

Karakteristik fisik dan kimia emas
  • Simbol kimia emas : Au
  • Nomor atom : 79
  • Berat atom :196.967
  • Berat jenis : 19.32
  • Daya rentang : 11.9
  • Titik lebur : 1063 derajat
  • Kekerasan (brinell) : 25
  • Keberadaan emas pada kerak bumi : 0.005 bagian per juta
  • Produksi tambang terestimasi : 100.000 ton sejak dumunculkan

Berat dan Ukuran
  • 1 troy ons : 31,1034 gram
  • 1 troy ons : 480 grain
  • 1 troy ons : 20 punt
  • 1 troy ons : 1,0971 ons avoirdupois (Amerika)
  • 3,75 troy ons : 10 tola (India)
  • 6,02 troy ons : 5 tael (Cina)
  • 32,15 troy ons : 1 metrik ton (1.000 kg)
Untuk dijadikan brang perhiasan, logam mulia perlu dilebur dengan logam lain karena logam mulia, khususnya emas, memiliki sifat yang sangat lunak. Tujuan dari peleburan adalah agar barang menjadi lebih kuat atau untuk menghasilkan warna tertentu sesuai kebutuhan.

Sebagai logam mulia yang lunak maka untuk kepentingan membuat perhiasan emas pun jelas perlu dilebur dengan logam lain. Dalam proses peleburan emas dengan logam lain, kita dapat melihat adanya tiga fenomena utama, yakni perbedaan warna, perbedaan nilai karat, dan ongkos pembuatan.

Perbedaan Warna
Hasil perpaduan emas dengan logam lain akan menghasilkan warna yang berbeda-beda, contohnya adalah sebagai berikut:
  • Emas Merah: emas murni+tembaga
  • Emas Kuning: emas murni+perak murni
  • Emas Putih: emas murni+timah sari + nikel + perak murni
  • Emas Hijau: emas murni + perak murni + kadmiun + tembaga
  • Emas Biru: emas murni + besi
  • Emas Jingga: emas murni + perak murni + tembaga
  • Emas Coklat: emas murni + palladium + perak murni
  • Emas Abu-abu: emas murni + tembaga + besi
  • Emas Ungu: emas murni + alumunium

Perbedaan Nilai Karat
Peleburan emas dengan logam lain dengan sendirinya akan menghasilkan perbandingan kuantum (perbandingan jumlah logam). Perbandingan ini lazim disebut dengan istilah karat. Perbandingan campuran ini memiliki kisaran antara 1 karat sampai 24 karat. Dengan demikian, untuk melihat seberapa besar kemurnian emas yang terkandung, kita dapat mengetahui nilai dari karatnya. Berikut ini adalah jumlah kandungan emas yang dilebur dengan logam lain dalam nilai karat:
  • 24 karat: 24 bagian terdiri dari emas murni.
  • 23 karat: 23 bagian emas murni+1 bagian dari logam lain.
  • 22 karat: 22 bagian emas murni+2 bagian dari logam lain.
  • 21 karat: 21 bagian emas murni+3 bagian dari logam lain.
  • 20 karat: 20 bagian emas murni+4 bagian dari logam lain.
  • 19 karat: 19 bagian emas murni+5 bagian dari logam lain.
  • 18 karat: 18 bagian emas murni+6 bagian dari logam lain.
  • 17 karat: 17 bagian emas murni+7 bagian dari logam lain.
  • 16 karat: 16 bagian emas murni+8 bagian dari logam lain.
  • 15 karat: 15 bagian emas murni+9 bagian dari logam lain.
  • 14 karat: 14 bagian emas murni+10 bagian dari logam lain.
  • 12 karat: 12 bagian emas murni+12 bagian dari logam lain.
  • 10 karat: 10 bagian emas murni+14 bagian dari logam lain.
  • 8 karat: 8 bagian emas murni+16 bagian dari logam lain.
  • 6 karat: 6 bagian emas murni+18 bagian dari logam lain.

Karena emas dikenal dan diakui nilainya secara intrinsik di dunia mana ada kadar kemurnian Emas menurut standar umum yang berlaku di dunia yang perlu anda ketahui:
  • Emas 24 karat adalah emas murni (99.99%)
  • Emas 22 karat memiliki komposisi 91.7% emas, dicampur bahan lain 8.3% (biasanya perak)
  • Emas 20 karat memiliki kompoisis 83.3% emas
  • Emas 18 karat memiliki komposisi 75% emas
  • Emas 16 karat memiliki komposisi 66.6% emas
  • Emas 14 karat memiliki komposisi 58.5% emas
  • Emas 9 karat memiliki komposisi 37.5% emas

Wednesday, October 5, 2011

Emas dan Macamnya

Kebanyakan orang berpendapat bahwa emas itu adalah berwarna kuning dan dipakai oleh para perempuan sebagai cincin, gelang, kalung, anting, dan macam-macam perhiasan lainnya. Atau bahkan ada yang pernah tahu bahwa emas juga dipakai sebagai lapisan pada gigi palsu.. :) itu semua tidak salah, tetapi sebenernya emas sendiri tidak selalu berwarna kuning, dan bentuknya tidak selalu berupa cincin, gelang, kalung atau anting-anting.

Setidaknya emas itu selain berwarna kuning, juga ada yang berwarna putih. Istilahnya 'emas putih' untuk emas yang berwarna putih. Ini ada artikel tentang emas kuning, emas putih dan platinum (walau tinjauannya lebih ke investasi): http://jimmykurniaindradjaya.com/2008/05/29/emas-kuning-emas-putih-dan-platinum/ atau disini: http://toyu2u.wordpress.com/2008/08/24/apakah-emas-putih/.

Nah untuk bentuknya, lebih beragam lagi, ada yang berbentuk logam batangan (bar), koin (coin), ataupun perhiasan. Untuk yang berbentuk batangan (bar), biasanya tersedia dalam suatu ukuran/keping tertentu, misalnya kepingan 1 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram, 500 gram, 1 kg. Sedangkan untuk yang koin, saya kurang ngerti. Yang saya tahu bahwa salah satu bentuk koin emas adalah Dinar yang saat ini mulai sering dipakai lagi. Ukuran dinar sudah ditentukan, yaitu 22 karat 4,25 gram. Walaupun banyak juga koin-koin emas yang lain, karena memang koin emas sepertinya bisa dipesan dengan gambar logo tertentu tergantung selera pemesan (apakah individu atau institusi/perusahaan). Nah yang paling banyak modelnya, ya emas perhiasan. Emas perhiasan selain modelnya beragam karena selera yang berubah tiap tahun, juga beragam pula berat dan kadar emasnya; tergantung kekuatan bayar yang punya (beli atau pesan).

Mana yang disukai atau dipilih ? Jawabannya tergantung pada tujuan memiliki emas dan juga dana yang dimiliki. Hehehe.. :D

Sebenarnya ada ukuran emas yang memang khusus untuk emas, yaitu perhitungan tentang karat atau persentase emas. Tetapi saya akan coba searching untuk yang akan datang. Semoga bermanfaat.

Tuesday, October 4, 2011

Recommended: Forum Diskusi Emas - Kaskus

Untuk belajar sesuatu hal, seseorang bisa memanfaatkan berbagai informasi yang tersebar dimana-mana, baik yang berupa informasi tercetak ataupun online. Media cetak, kita bisa memperoleh informasi atau pengetahuan dari buku, majalah, koran, tabloid, dan sebagainya. Sedangkan dari media online terdapat berbagai macam pula, semisal: web portal, mailing list, social media, forum online, blogs, dan sebagainya.

Diantara sumber informasi online tersebut, salah satunya adalah forum online. Dari suatu forum online, terdapat berbagai hal/manfaat yang bisa diperoleh sekaligus. Hal ini dikarenakan forum diskusi online dapat bersifat sangat interaktif diantara anggota/penikmatnya, apalagi bila semangat berbagi para pengguna atau anggota forum itu sangat besar. Dari suatu forum, kita bisa mendapatkan informasi, dan juga yang sangat berharga adalah sharing pengalaman dari anggota/penikmat lainnya. Pengalaman ini sangat berharga, karena kita bisa mengukur diri kita sendiri berdasarkan pengalaman tersebut.

Nah, salah satu forum online kesukaan saya adalah www.Kaskus.us yang merupakan media forum online terbesar di Indonesia. Diantara sub bagian/sub forum kaskus tersebut ada beberapa thread tentang emas yang menarik, dan sering saya kunjungi walau kadang tidak/kurang rutin belakangan ini. Beberapa diantaranya adalah thread kaskus berikut ini:
Silahkan dicheck, semoga ada manfaat yang bisa diambil dari sana. Karena saya percaya bahwa dengan belajar dari forum online seperti ini, pemahaman kita bisa cepat bertambah. Belum lagi, berbagai sharing pengalaman yang ada disana, juga link-link yang bermanfaat, akan sangat cepat menambah khasanah pengetahuan kita. Semoga bermanfaat ya..

Recommended Book: Think Dinar !

Think Dinar! merupakan buku tentang Dinar yang pertama saya baca. Buku ini sangat membantu saya dalam memahami tentang dinar (emas) secara umum, dan memahami mengapa dinar perlu dimiliki kapan saja dan dimana pun kita berada.

Ada beberapa fakta menarik yang diungkap dalam buku ini, diantaranya:
  • Kesepakatan yang mengharuskan emas sebagai cadangan atau back-up bagi setiap uang kertas yang dicetak, dan bagaimana kesepakatan itu dilanggar dan kini tidak berlaku lagi. Lalu apa dampaknya bagi uang kertas dan penggunanya.
  • Betapa, ternyata Biaya Pergi Haji (dulu Ongkos Naik haji) secara tahun ke tahun selalu meningkat jumlah rupiahnya, tetapi ternyata semakin berkurang dari tahun ke tahun bila dibandingkan dengan Dinar.
  • Dan lainnya.
Buku Think Dinar! ini yang membuat saya tertarik dengan emas dan dinar. Walaupun hingga saat ini belum ada emas ataupun dinar yang terkoleksi. Saya banyak menemukan manfaat dari buku ini.
Dengan gaya bahasa penyajian yang mudah dan enak, saya tanpa terasa telah melahap beberapa lembar halamannya tanpa terasa di awal baca. Read it, hope you can find something useful.

Pertama

Assalaamu alaikum wrwb..

Blog ini dibuat untuk kompilasi pribadi atas informasi seputar Dinar dan Emas secara umum. Maksud sebenarnya adalah untuk mempermudah mencari informasi yang saya sukai dan saya rasa berguna dan bermanfaat untuk diri saya pribadi.

Blog ini sepertinya akan berisikan berbagai postingan atau informasi yang di-copy paste dari situs sumbernya dengan mencantumkan link sumbernya baik di bawah, tengah maupun awal postingan; mana-mana yang nyaman di mata.

Mengapa Dinar atau Emas..? Karena situasi saat ini, dimana Yunani sedang terpuruk dan memerlukan bantuan negara Eropa lainnya untuk survive dan tidak bangkrut; USD alias US Dollar yang juga tidak tenang dan bergoyang-goyang tidak stabil, seiring dengan penurunan(diturunkannya) peringkat hutang Amerika Serikat; maka emas dalam berbagai bentuknya menjadi incaran para penghuni bumi, baik personal maupun perusahaan, bahkan negara-negara di dunia. Emas, paling gampang, dianggap mampu menjaga nilai atau istilahnya "hedging"; yaitu dimana nilai riilnya bisa tetap dan bahkan meningkat setelah emas (sebagai harta) dibandingkan atau dinilai ulang dengan memperhatikan faktor inflasi.

Ada banyak teori ternyata mengapa emas menjadi penting, bahkan dulunya ternyata emas dijadikan sebagai penjaga/cadangan bagi setiap satuan tertentu uang kertas yang dicetak. Maksudnya, supaya uang kertas tidak dicetak terlalu banyak (karena memang uang kertas sangat mudah dibuat/dicetak, tinggal sediakan kertasnya gambar angka dan motifnya, selesai sudah), sehingga ia menjadi tidak berharga dan tidak ada nilainya. Namun, ternyata, aturan/perjanjian/kesepakatan ini dilanggar oleh negara besar seperti Amerika, yang tidak mau menghitung/menjaminkan uang kertas yang mereka cetak dengan emas. Seru sekali cerita tentang ini. Karenanya, uang kertas akhirnya nilainya hanya berdasarkan kesepakatan saja.

Cukuplah posting pertama ini. Insya Allah informasi-informasi yang akan ditampilkan disini adalah postingan-postingan yang saya anggap penting, saya sukai, atau yang tidak saya sukai sebagai pengingat. Sebenernya, maksudnya juga adalah untuk belajar tentang investasi atau apalah mengenai emas. Jadi tidak melulu tentang informasi "standar", melainkan juga tentang informasi yang berguna untuk investasi atau yang ingin mencapai suatu harapan/citanya melalui jalan "hedging" emas.

Wah, kuatir semakin melantur, cukup sampai disini. Semoga blog ini bermanfaat.
Wassalaam..